• Non Fiksi

    Membuka Hati

    Setiap manusia memiliki tingkatan fase dalam kehidupannya. Fase naik-turun, baik-buruk, jatuh-bangun, cinta-benci, maupun suka-duka. Hingga di ujung hembusan nafas, manusia takkan luput dari kesemuanya itu. Bukankah tidak beriman seseorang sebelum ia benar-benar diuji?…

  • Non Fiksi

    Berdamai dengan Diri

    Dulu kukira berdamai dengan diri itu hanya berkaitan dengan segala sesuatu yang menyedihkan, menyakitkan, ataupun mengecewakan. Wajar dan sudah sepantasnya memang untuk berdamai dengan diri dengan hal-hal tak menyenangkan tersebut. Seperti hakikat sabar…

  • Non Fiksi

    Namanya Hati (4)

    Teruntuk sepasang lelaki dan perempuan di masa depan, yang dipertemukan karena Allah menghendaki penyatuan, bisa jadi kalian sebelumnya sama sekali tak saling mengenal. Atau kalian hanya pernah berpapasan tanpa saling tahu, atau juga…

  • Non Fiksi

    Namanya Hati (3)

    Teruntuk kita, perempuan dan lelaki… Perihal menjaga hati adalah kerjasama banyak orang. Termasuk kita yang mengaku punya banyak teman. Berhentilah mencie-ciekan teman perempuan dan lelaki kita, karena tak semua bisa diperlakukan seperti itu.…

  • Non Fiksi

    Namanya Hati (2)

    Teruntuk para perempuan, kita cukup berbeda dengan lelaki dalam hal mengelola perasaan. Sebab lelaki lebih sering mengedepankan logika ketimbang perasaan. Berbeda sekali dengan kita yang menggunakan dominan perasaan. Teruntuk para perempuan, terkadang atau…

  • Non Fiksi

    Namanya Hati (1)

    Teruntuk para lelaki, kalian cukup berbeda dengan perempuan dalam hal mengelola perasaan. Sebab perempuan lebih sering mengedepankan perasaan ketimbang logika. Berkebalikan sekali dengan kalian. Teruntuk para lelaki, bisa jadi kalian baik dan peduli…