Non Fiksi

Dear Anas,

Teruntuk adik laki-lakiku satu-satunya,

14 November yang lalu, tepat 17 tahun sudah dirimu merasakan udara kefanaan dunia…

Jadilah laki-laki yang penuh tanggung jawab, atas semua kata dan lakumu. Sebab kau perlu tau, laki-laki sangat dinilai bagaimana ia memenuhi tanggung jawabnya. Apalagi, tanggung jawab sebagai seorang anak kepada orang tua. Dalam hal ini, laki-laki berbeda, Nas. Agama telah mengajarkan kita bahwa laki-laki menggantungkan ridho Allah melalui ayah-ibunya. Selamanya. Sedangkan perempuan, tanggung jawab ayah-ibunya akan berpindah ke pundak suaminya setelah akad di ‘hadapan Allah’ benar-benar terucap. Dan kau juga termasuk laki-laki itu, yang kelak akan membawa dua amanah besar dalam kehidupan: baktimu kepada orang tua dan tanggung jawabmu membawa keluargamu kelak ke syurga.

Jadilah lelaki yang menjaga, laku dan lisanmu, apalagi terhadap perempuan. Karena kau perlu tau, hati perempuan itu lemah. Bantu mereka untuk menjaga segala kehormatan dan kemuliaan yang ada pada mereka dengan kata dan lakumu yang penuh pertimbangan. Sehingga tidak ada hati-hati yang berharap meski setitik saja. Tolong ya, Nas? Sebab kau juga perlu tau bahwa menjaga hati adalah pekerjaan bersama.

Jadilah tangguh, setangguh Nabi Muhammad, yang tak pernah terusik hatinya dalam cela maupun pujian.
Jadilah mulia, semulia Nabi Yusuf yang mengubur dalam-dalam keinginannya terhadap wanita yang mengajaknya berzina tersebab teringat akan kebaikan Tuhannya.
Jadilah sabar, sesabar Nabi Nuh yang tak pernah berhenti mengajak orang lain kepada kebaikan meski berpuluh tahun tak banyak bersambut.
Jadilah tegas nan lembut, seperti Umar bin Khaththab, yang menjadi garis terdepan membela Islam dan lembut hatinya terhadap Alquran.

Selamat melanjutkan perjalanan di kehidupan yang senda gurau ini, pastikan bahwa amal kita sama sekali bukan senda gurau.

Uhibbuka fillah, Alfian Anas Widyatmaka. Dan izinkan aku masih terus membersamai kebertumbuhanmu hingga nafas terakhir. Semampu yang aku bisa. InsyaAllah. 🙂

______

Yogyakarta, 29 November 2019
13:07 WIB

Hanya seorang hamba yang berusaha untuk terus belajar dan mengajarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *