Non Fiksi

Menikahi Iman Sebelum Menikahi Manusia (2)

Mbak Tika Faiza, Ustadzah Tika Faiza, atau yang sehari-hari kupanggil ‘Ammah Faiz…

Disini aku bukan siapa-siapamu, Mbak. Aku bukan anak MQMM-mu. Aku bukan santri Rumah Quranmu. Aku bukan mereka yang selalu ada untukmu. Aku hanya anak kemarin sore yang Allah izinkan mengenalmu secara lebih melalui wasilah sebuah perpustakaan masjid, mencoba masuk dalam misi besarmu, Mbak. Yang kemudian menjadi misi besarku, misi besar kita, Qur’anic Institute of Baitul Hikmah.

Rengkuhanmu terasa berbeda, Mbak. Barangkali itu juga dirasakan orang-orang lain yang juga menyayangimu. Aku tau, karena Alquran tak hanya bersemayam dalam hatimu, Mbak. Tetapi juga terejawantahkan dengan baik melalui perilakumu. Maka betapa bahagianya Mbak, Allah berikan kepadamu suami yang sekufu, yang juga begitu menghormati dan mencintai Alquran. Persis sepertimu, Mbak…

Ruh Alquran pun juga aku rasakan ketika menghadiri pernikahanmu, Mbak. Satu pekan yang lalu. Jauh, jauh dari euforia pernikahan. Yang ada hanyalah teduh dan damai… Aku tau Mbak, lagi-lagi Alquran telah menjadi jiwamu.

Biarlah dari kejauhan aku menggali sedalam-dalam makna, mereguk sebanyak-banyak hikmah dalam melihat perjalananmu hingga di titik ini, Mbak. Izinkan aku belajar dan terus belajar… mencuri ilmu yang ada pada dirimu sebanyak-banyaknya. Mengikuti jejak-jejak baikmu, Mbak.

“Menikahi iman sebelum menikahi manusia.” Itu katamu, Mbak. Dan aku melihat sendiri bahwa Mbak memang benar-benar berikhtiar untuk mewujudkannya. Karena pada akhirnya, Alquran-lah yang menjadi wasilah dipertemukannya kalian berdua. Yang terjaga juga untuk yang terjaga kan, Mbak?

Izinkan aku iri mbak. Izinkan aku juga mencicipi halawatul qur’an. Nikmatnya ber-Alquran… hingga Alquran itu ‘menjelma’ menjadi seindah-indah akhak, sebaik-baik adab.

Belum terlambat, kan? Tidak, justru Allah akan menyambut dengan bahagia… selama nafas masih berhembus.

 

Hanya seorang hamba yang berusaha untuk terus belajar dan mengajarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *