Non Fiksi

Namanya Hati (2)

Teruntuk para perempuan,

kita cukup berbeda dengan lelaki dalam hal mengelola perasaan. Sebab lelaki lebih sering mengedepankan logika ketimbang perasaan. Berbeda sekali dengan kita yang menggunakan dominan perasaan.

Teruntuk para perempuan, terkadang atau bahkan seringkali kita yang membuat percikan api itu sendiri. Kemudian kaum adam dengan mudah membuat apinya. Takkan hadir api tanpa sebab, bukan? Dengan sikap kita yang sengaja atau tidak sengaja menyeimbangkan interaksi sehingga timbul rasa semakin semakin nyaman. Ini semakin bahaya jika kita tidak mengenali dan memilki REM pribadi. Kita harus tegas. Sebab dari sebuah kenyamanan dapat memicu hal-hal lainnya.

Atau bisa jadi kita baik dan peduli ke semua orang karena memang diri kita seperti itu. Tapi juga tidak menutup kemungkinan bahwa kebaikan kita justru di salah artikan oleh kaum adam. Ini juga berbahaya. Meski mereka lelaki tapi siapa tahu kondisi hati dan iman seseorang?

Ingat…kita adalah godaan paling besar bagi kaum adam. Tersebab itulah berbagai aturan yang Allah beri untuk kita adalah sebagai wujud sayang-Nya demi menjaga izzah dan iffah kita.

Dengarkan aku, kita tidak sepenuhnya salah. Bisa jadi lelaki yang juga salah menanggapi terlalu berlebihan. Apalagi karena lemahnya iman. Tetapi perempuan memang lebih menjadi ‘kunci’. Ketika kita mengambil sikap tegas, kita kenalj diri kita, kita tahu batasan-batasannya, insyaAllah lelaki juga sungkan mendekat sekedar basa-basi. Percayalah, yang serius akan langsung temui orangtua.

Mari kembalikan hati kepada fitrahnya.

Pintaku untuk setiap lelaki dan perempuan: jangan hadirkan rasa nyaman atau rasa-rasa yang lain sebelum benar-benar sah di mata Allah. Sebelum ikatan suci itu menggetarkan seluruh ‘Arsy… :’)

Semoga dengan begitu Allah limpahkan keberkahan-Nya di setiap langkah kita.
Mari saling membantu dalam menjaga hati.

©farahnadiak

Hanya seorang hamba yang berusaha untuk terus belajar dan mengajarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *