Uncategorized

Merawat Fitrah

Setiap manusia yang dilahirkan di dunia selalu dalam fitrahnya, yaitu islam. Kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah dan juga Nabi Muhammad sebagai utusan Allah telah terucap sempurna dalam kandungan setiap ibu. Pembedanya, adalah ketika lahir. Bagaimana keluarga dan lingkungan yang akan membentuknya menjadi demikian dan demikian. Itulah mengapa manusia diberi akal sebagai pertanda makhluk paling sempurna, untuk memilah mana yang baik, mana yang buruk. Mana yang Allah suka, mana yang Allah tak suka.
Fitrah. Sesuatu yang membuatku yakin bahwa setiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk bertaubat, untuk kembali kepada Allah. Dalam merawat fitrah, jujur dengan hati nurani adalah kunci. Karena hati nurani tak pernah menentang fitrah manusia itu sendiri.

***

Dalam mengajak orang lain untuk bersama-sama melakukan kebaikan, untuk membantu orang lain menemukan kembali fitrahnya, tidak boleh memilih-milih. Namun, tentu prioritas itu tetap ada.
Ingat Surat ‘Abasa? Saat Allah menegur Rasulullah yang mengabaikan Ibnu Ummi Maktum yang buta yang ingin belajar dengan Rasulullah. Ketidaksukaan Rasulullah oleh kedatangannya ditunjukkan oleh masamnya wajah Rasulullah, karena Ibnu Ummi Maktum dianggap mengganggu Beliau yang sedang berdakwah kepada petinggi Quraisy padahal Ibnu Ummi Maktum hanya tidak tahu saja kepada siapa Rasulullah sedang berdakwah tersebab matanya yang tidak mampu melihat.

Kembali lagi bahwa meskipun setiap orang terlahir dengan fitrah yang sama, tetapi kita mengenal prioritas. Teguran Allah di atas telah memberi kita petunjuk untuk bersegera menyambut niat baik seseorang yang ingin berhijrah, yang ingin belajar menjadi lebih baik; yang terang-terangan datang kepada kita; sebagaimanapun keadaannya. Bukan hanya berfokus pada orang-orang yang meski secara pangkat, rupa, atau tahta lebih tinggi tetapi tanda-tanda keimanannya masih teramat jauh. Allahu a’lam.

 

Hanya seorang hamba yang berusaha untuk terus belajar dan mengajarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *