Uncategorized

Rindu

Rindu. Sebuah kata yang sedang mengharu biru dalam kalbu.

Ada kalanya diri merasa jenuh dengan semua yang ada. Ada kalanya diri merasa enggan melakukan apa-apa. Adakalanya diri ingin menepi, untuk menarik napas sejenak dari kejaran waktu yang tak henti memburu. Adakalanya diri ingin menghentikan langkah, sejenak saja, untuk kembali menata apa yang harus ditata.

Aku merindukan sesuatu, sesuatu yang aku tak tahu seperti apa wujudnya. Aku hanya merasakannya hadir di dalam hati dan meresahkan diri setiap hari. Aku lelah menerka-nerka wujud dari sesuatu itu. Hingga Allah izinkan kakiku melangkah pergi pagi hari hingga siang tadi ke suatu tempat yang aku temukan jawabannya di sana.

Engkau hanya membutuhkan waktu bersama-Nya lebih lama lagi, Far.

Yogyakarta, 29 Mei 2016

11:46 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *